Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi




НазваPengertian Manajemen Produksi dan Operasi
Дата канвертавання11.02.2013
Памер101.58 Kb.
ТыпДокументы





MANAJEMEN PRODUKSI DAN

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

JURUSAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA





MODUL PERKULIAHAN

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP MANAJEMEN PRODUKSI DAN OPERASI DALAM PERUSAHAAN AGRIBISNIS

Dipersiapkan sebagai materi perkuliahan oleh: Ir.Agustina Shinta,MP.



Modul

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP MANAJEMEN OPERASI DAN PRODUKSI

DALAM PERUSAHAAN AGRIBISNIS

1

DESKRIPSI

Modul pertama disusun sebagai materi pembelajaran untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pengertian manajemen operasi produksi, peranan manajemen operasi dalam perusahaan, alasan mengapa mempelajari manajemen operasi serta dapat menjelaskan strategi operasi dalam suatu perusahaan agribisnis sekaligus mengetahui bagaimana langkah-langkah yang harus diambil apabila ada permasalahan dalam operasional perusahaan.

Bahan Kajian 1

Pengertian dan Ruang Lingkup Manajemen Produksi dan Operasi dalam Perusahaan Agribisnis

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi


Manajemen Operasi dan Produksi terdiri dari kata manajemen dan operasi / produksi. Para ahli manajemen, mempunyai banyak definisi tentang manajemen. Yang pasti manajemen adalah tindakan atau kegiatan merencanakan, mengorganisir, melaksanakan, mengkoordinasikan dan mengontrol untuk mencapai tujuan organisasi. Operasi adalah kegiatan untuk mengubah input menjadi output sehingga lebih berdaya guna daripada bentuk aslinya. Operasi merupakan salah satu dari fungsi-fungsi yang ada dalam suatu lembaga. Fungsi lain selain operasi adalah keuangan, personalia, pemasaran, dan lain-lain. Operasi inilah yang menentukan kemampuan suatu lembaga melayani pihak luar. Jadi manajemen operasi merupakan penerapan ilmu manajemen untuk mengatur kegiatan produksi atau operasi agar dapat dilakukan secara efisien. Mekasisme atau system manajemen operasi masing-masing perusahaan berbeda, namun yang pasti ada proses mengubah bentuk fisik, atau memindahkan (transportasi), menyimpan, memeriksa dan meminjamkan.

Didalam suatu unit usaha dikenal adanya berbagai macam fungsi yang saling berkaitan antara yang satu dengan lainnya, diantaranya terdapat tiga fungsi pokok yang selalu dijumpai yaitu :

1. Pemasaran (marketing) yang merupakan ujung tombak dari unit usaha, sebab bagian ini langsung berkaitan dengan konsumen.

Keterkaitan ini dimulai dari identifikasi kebutuhan konsumen (jenis dan jumlahnya) maupun pelayanan dan pengantaran produk ketangan konsumen.

2. Keuangan (finance) yang bertanggung jawab atas perolehan dana guna pembiayaan aktivitas unit usaha serta pengelolaan dana secara ekonomis sehingga kelangsungan dan perkembangan unit usaha dapat dipertahankan.

3. Produksi (operasi) yang merupakan penghasil dari produk atau jasa yang akan dipasarkan kepada konsumen. Mata kuliah ini mencoba membahas tentang manajemen produksi. Pada sesi pembuka ini akan dibahas tentang pengertian sistem produksi, karakteristiknya begitu juga tentang manajemen produksi dan pengukuran kinerja. Selain itu akan dibahas pula tentang ruang lingkup keputusan yang perlu diambil serta strategi operasi yang merupakan penjabaran dari strategi bisnis / korporasi.

SISTEM PRODUKSI


Pada masa lalu pengertian produksi hanya dikaitkan dengan unit usaha fabrikasi yaitu yang menghasilkan barang – barang nyata seperti mobil, perabot, semen dsb, namun pengertian produksi pada saat ini menjadi semakin meluas. Produksi sering diartikan sebagai aktivitas yang ditujukan untuk meningkatkan nilai masukan (input) menjadi keluaran (output). Dengan demikian maka kegiatan usaha jasa seperti dijumpai pada perusahaan angkutan, asuransi, bank, pos, telekomunikasi, dsb menjalankan juga kegiatan produksi. Secara skematis sistem produksi dapat digambarkan sbb:

gambar1

Bagan 1.: Skema Sistem Produksi


Ada sekurang – kurangnya 4 perbedaan pokok antara usaha jasa dan usaha pabrikasi, yaitu :

a. Dalam unit usaha pabrikasi keluarannya merupakan barang real sehingga produktovitasnya akan lebih mudah diukur bila dibandingkan dengan unit usaha jasa yang keluarannya berupa pelayanan

b. Kualitas produk yang dihasilkan dari usaha pabrikasi lebih mudah ditentukan standarnya

c. Kontak langsung dengan konsumen tidak selalu terjadi pada usaha pabrikasi sedangkan pada usaha jasa kontak langsung dengan konsumen merupakan suatu yang tidak dapat dielakkan

d. Tidak akan dijumpai adanya persediaan akhir di dalam usaha jasa sedang dalam usaha pabrikasi adanya persediaan sesuatu yang sulit dihindarkan.


Secara garis besar transformasi produksi dapat diklasifikasikan :

-Transformasi pabrikasi yaitu suatu transformasi yang bersifat diskrit dan menghasilkan produk nyata. Suatu transformasi dikatakan bersifat diskrit bila antara suatu operasi dan operasi yang lain dapat dibedakandengan jelas seperti dijumpai pada pabrik mobil, misalnya.

-Transformasi proses yaitu suatu transformasi yang bersifat continue dimana diantara operasi yang satu dengan operasi yang lain kurang dapat dibedakan secara nyata, seperti dijumpai pada pabrik pupuk dan semen, misalnya.

-Transformasi jasa yaitu suatu transformasi yang tidak mengubah secara fisik masukan menjadi keluaran; dalam hal ini secara fisik keluaran akan sama dengan masukan, namun transformasi jenis ini akan meningkatkan nilai masukannya, misalnya pada perusahaan angkutan. Sistem transformasi jasa sering disebut sebagai system operasi.



Bagan 2. Contoh Skema Produksi Fabrikasi Barang dan Jasa

Ruang Lingkup Manajemen Produksi dan Operasi


Menurut Zulian Yamit (2003) Karakteristik dari sistem manajemen operasi adalah :

  1. Mempunyai tujuan, yaitu menghasilkan barang dan jasa

  2. Mempunyai kegiatan, yaitu proses transformasi

  3. Adanya mekanisme yang mengendalikan pengoperasian


Ada tiga aspek yang saling berkaitan dalam ruang lingkup manajemen operasi, yaitu :

  1. Aspek struktural yaitu aspek yang memperlihatkan konfigurasi komponen yang membangun sistem manajemen operasi dan interaksinya satu sama lain.

  2. Aspek fungsional yaitu aspek yang berkaitan dengan manajemen dan organisasi komponen struktural maupun interaksinya mulai dari perencanaan, penerapan, pengendalian maupun perbaikan agar diperoleh kinerja optimum.

  3. Aspek lingkungan memberikan dimensi lain pada sistem manajemen operasi yang berupa pentingnya memperhatikan perkembangan dan kecenderungan yang terjadi di luar sistem.

Ruang lingkup manajemen operasi berkaitan dengan pengoperasian sistem operasi, pemilihan serta penyiapan sistem operasi yang meliputi keputusan tentang :

  1. Perencanaan output

  2. Desain proses transformasi

  3. Perencanaan kapasitas

  4. Perencanaan bangunan pabrik

  5. Perencanaan tata letak fasilitas

  6. Desain aliran kerja

  7. Manajemen persediaan

  8. Manajemen proyek

  9. Skeduling

(10)Pengendalian kualitas

(11)Keandalan kualitas dan pemeliharaan

Sedangkan menurut Krajewsky dan Ritsman (1987) dalam Zulian Yamit, memberikan tiga aspek dalam manajemen operasi, yaitu :

  1. Manajemen operasi dilihat dari segi fungsi

  2. Manajemen operasi dilihat dari segi profesi

  3. Manajemen operasi dilihat dari segi pengambilan keputusan


-Struktur Organisasi

-Produksi Atas Dasar Pesanan

-Produksi Untuk Persediaan (Pasar)

-Pengendalian Proses Produksi

-Pengendalian Bahan Baku

-Pengendalian Tenaga Kerja

-Pengendalian Biaya Produksi

-Pengendalian Kualitas

-Pemeliharaan

-Perencanaan Produk

-Perencanaan Lokasi Pabrik

-Perencanaan Letak Fasilitas Produksi

-Perencanaan Lingkungan Kerja

-Perencanaan Standar Produksi
MANAJEMEN OPERASI DAN PRODUKSI

PERENCANAAN SISTEM PRODUKSI

SISTEM PENGENDALIAN PRODUKSI

SISTEM INFORMASI PRODUKSI



PROSES MANAJEMEN :POACC



Bagan 3. Ruang Lingkup Manajemen Produksi

Peranan Manajer Operasi


Manajemen Produksi dan Operasi menawarkan kesempatan profesi sebagai contoh : direktur operasi, direktur pabrik, manajer operasi, manajer pengawasan produk, manajer lapang, asisten manajer, dan lain sebagainya. Beberapa tugas yang harus dilakukan oleh Manajer Operasi adalah :

  1. Menentukan dan mengatur letak lahan pertanian dengan letak pabrik penanganan pasca panen

  2. Menentukan dan mengatur letak gudang persediaan dan mesin yang efisien agar tidak menyita waktu dalam gerakan

  3. Melakukan pemeliharaan peralatan di lahan pertanian dan pabrik agar menjamin keandalan dan kontinuitas operasi

  4. Mengurangi bagian produk yang rusak atau memperbaiki proses produksi untuk menghasilkan produk yang berkualitas dengan biaya yang rendah

  5. Menentukan input yang akan dibuat atau dibeli

  6. Menentukan atau memperbaiki jadwal kegiatan usahatani atau kegiatan proses produksi pasca panen

  7. Mengevaluasi biaya tenaga kerja jika ada penambahan tenaga kerja baik di lapang maupun di kantor

  8. Mengurangi jika memungkinkan menghapuskan pemborosan

  9. Memperpendek waktu persiapan untuk mengurangi waktu proses

  10. Dan lain-lain

Kegiatan yang demikian banyaknya, maka peran dari manajer operasional sangatlah strategis dalam menciptakan sistem produksi yang ampuh untuk membuat produk secara efisien.

PROSES PRODUKSI


Proses produksi adalah merupakan suatu cara, metode, maupun teknik bagaimana penambahan manfaat atau penciptaan faedah baru, dilaksanakan dalam perusahaan. Untuk dapat memisahkan jenis proses produksi dalam perusahaan dengan baik, maka kita perlu untuk mengetahui terlebih dahulu dari mana atau dari sudut pandangan apa kita akan mengadakan pemisahan jenis dari proses produksi tersebut. Masing-masing dari sudut pandangan ini, akan mempunyai arti dan kebunaan sendiri-sendiri yang berbeda antara satu dengan yang lain, sehingga sebenarnya pemisahan proses produksi dalam perusahaan tersebut akan dapat disesuaikan dengan tujuan pemisahan proses produksi dalam perusahaan itu sendiri. Adapun proses produksi dalam perusahaan ini pada umumnya akan dapat dipisahkan menurut beberapa segi, dapat dilihat pada bagan dibawah ini :



Proses Produksi:

  • Kimiawi

  • Perubahan bentuk

  • Assembling

  • Transportasi

  • Penciptaan jasa-sasa administrasi

Proses produksi terus menerus


Proses Produksi terputus-putus

Proses produksi type A


Proses Produksi type B


Proses Produksi type C


Proses Produksi type D


Proses Produksi type E



Proses Produksi utama :

-terus menerus

-terputus-putus

-proses

-proses yang sama

-proyek khusus industry berat

Proses produksi bukan utama :

  • Penelitian

  • Model

  • Prototype

  • Percobaan

  • demonstrasi



JENIS PROSES PRODUKSI

MENURUT WUJUD PROSES PRODUKSI

MENURUT ARUS PROSES PRODUKSI


MENURUT PENYELESAIAN PROSES PRODUKSI


MENURUT KEUTAMAAN PROSES PRODUKSI

PRODUKSI


Bagan 4. Jenis Proses Produksi


TUGAS PEMBELAJARAN 1.


Pertanyaan :

  1. Jelaskan mengenai ruang lingkup manajemen operasi

  2. Carilah paling sedikit 5 definisi tentang arti manajemen. Setelah mengerti arti manajemen, lanjutkan dengan definisi manajemen operasi dengan sintesis dan bahasa kalian sendiri. Jelaskan apa yang dilakukan dalam perencanaan produksi hingga pengawasan produksi oleh manajer produksi?

  3. Gambarkan mekanisme ruang lingkup manajemen produksi dan operasi. Megapa operasi dikatakan suatu system yang produktif?

  4. Apa yang membedakan istilah produksi dengan operasi? Ceritakan sejarah hingga timbulnya manajemen operasi dalam setiap lembaga?

  5. Gambarkan dan jelaskan system operasi / produksi dari :

    1. Lembaga agribisnis

    2. Rumah sakit

    3. Pabrik sayuran dalam kaleng

    4. Fakultas Pertanian

    5. Supplier sayur organic

    6. Perusahaan Pertanian

    7. Supermarket sayur dan buah-buahan

    8. Toko elektronik

    9. Pabrik Mebel

    10. Toko Mebel

    11. Bank

    12. Asuransi

    13. Restauran Organic

    14. Penerbangan




  1. Uraikan definisi untuk istilah-istilah di bawah ini, agar mahasiswa memahami arti dan fungsi dari masing-masing istilah di dalam manajemen operasi dan produksi , yaitu :

  1. Produksi

  2. Produk

  3. Jasa

  4. Proses produksi

  5. Factor-faktor produksi

  6. Produsen

  7. Produktifitas

  8. System produksi dan operasi

  9. Perencanaan produk

  10. Perencanaan produksi

  11. Urutan proses produksi

  12. Skedul produksi

  13. Perintah kerja

  14. Bill of material

  15. Order pabrik

  16. Job lot shop

  17. Mass production shop

  18. Luas produksi

  19. Luas perusahaan




  1. Jenis dari proses produksi ini ada beberapa macam, yang dapat dipisahkan menurut berbagai sudut pandangan. Penggunaan sudut pandangan yang tidak sama akan menghasilkan pemisahan proses produksi yang berbeda pula. Sebutkan dan jelaskan masing-masing proses produksi tersebut.

  2. Saat ini adalah era globalisasi dan perdagangan bebas, bagaimana usaha dan upaya yang harus dilakukan oleh para produsen di Indonesia khususnya di bidang operasi agar mampu memenangkan persaingan baik di pasar dalam negeri maupun di luar negeri? Strategi dan peran apakah yang dapat dimainkan bidang operasi dalam menghadapi era globalisasi tersebut? Dapatkah operasi pabrik maupun jasa dikembangkan sehingga menjadi salah satu cara untuk berkompetisi di pasar internasional?



Bahan Kajian 2

STRATEGI OPERASI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PRODUKSI DALAM PERUSAHAAN AGRIBISNIS

STRATEGI OPERASI


Menurut Zulian Yamit, 2003, Strategi merupakan konsep multidimensional yang merangkum semua kegiatan kritis organisasi, memberikan arah dan tujuan serta memfasilitasi berbagai perubahan yang diperlukan sebagai adaptasi terhadap perkembangan lingkungan. Strategi operasi merupakan salah satu cara yang dapat dikembangkan oleh perusahaan dengan memanfaatkan operasi pabrik dan jasa untuk berkompetisi di pasar global. Operasi seharusnya tidak hanya dianggap sebagai wadah kekuatan bersaing dalam bisnis dan sebagai wadah untuk mencapai keunggulan yang dapat berkesinambungan.Strategi operasi harus menjadi kekuatan penggerak proses transformasi agar selalu fit dengan kondisi lingkungan baru, seperti era globalisasi. Dalam era globalisasi terdapat beberapa kecenderungan yang mungkin terjadi, yaitu :

  1. Terjadi proses pengembangan produk yang lebih baik, lebih canggih, lebih berkualitas, lebih murah dibandingkan dengan produk sebelumnya sebagai akibat perubahan yang begitu cepat dalam bidang tehnologi.

  2. Operasi pabrik dalam era globalisasi dituntut untuk menjadi unggulan baik dalam arti komparatif maupun daya saing. Unggul dalam bidangnya (professional), kualitas produk, pengembangan produk dan desain, inovatif dan kreatif.


Sedangkan menurut Schroder, Anderson dan Clevevand, 1986, Strategi operasi adalah sebagai sesuatu yang terdiri dari empat komponen, yaitu misi, tujuan, kemampuan khusus, serta kebijakan.

Menurut Hayes dan Wheelwright , 1984, strategi operasi sebagai suatu pola yang konsisten dalam keputusan-keputusan operasi. Makin konsisten keputusan-keputusan tersebut, makin besar daya dukungnya terhadap strategi bisnis, dan hasilnya akan semakin baik,

Menurut Wichkam Skinner (1985) mendefinisikan strategi operasi dalam hal keterkaitan antara keputusan-keputusan dalam operasi dengan strategi perusahaan Ia menilai bahwa apabila operasi sudah keluar dari langkah-langkah yang ada dalam strategi perusahaan maka keputusan-keputusan operasi seringkali menjadi tidak konsisten dan bersifat jangka pendek.Akibatnya operasi terpisahkan dari bisnis dan keterkaitannya dengan strategi perusahaan menjadi lemah.

Sehingga dapat disintesa bahwa strategi operasi dikatakan sebagai suatu strategi fungsional yang harus berpedoman ada strategi bisnis, agar dapat menghasilkan suatu pola yang konsisten dalam keputusan-keputusan operasi.


MODEL STRATEGI OPERASI :

Empat elemen strategi operasi yaitu misi, kemampuan khusus, tujuan dan kebijakan. Keempat elemen operasi tersebut mendapatkan masukan dari strategi bisnis, analisis internal dan analisis eksternal. Hubungan strategi bisnis dan operasi tersebut dapat digambarkan sebagai berikut :



Strategi bisnis




Misi Operasi




Analisis Eksternal

Analisis

Internal




Kemampuan khusus operasi




Tujuan operasi




Kebijakan operasi




Keputusan Taktikal




Hasil



Bagan 5. Model Strategi Operasi (E. Tandelin,1991)

Karakter umum dari strategi bisnis :

  • Berjangka panjang (kurang lebih 5 s/d 10 tahun)

  • Merupakan “perasaan” umum, bahkan “budaya” diseluruh organisasi

  • Terfokus pada beberapa bidang yang spesifik (mungkin hanya satu)




Strategi

Pemasaran

Strategi

Keuangan

Lingkungan

Strategi

Operasi

Strategi

Litbang

Pelanggan

Kelemahan

Perusahaan



Strategi

Bisnis

Budaya

Perusahaan

Kekuatan

Perusahaan

Pesaing



Bagan 6. Proses perumusan Strategi


Sbr.Daya

perusahaan





Kategori Strategi Bisnis


  • Arus konstan keluaran baru, Didasarkan pada inovasi dini atau fase pengenalan dalam siklus hidup.




  • Bersaing sepanjang siklus hidup dengan pemenang, Eksploitasi teknologi, strategi ini serupa dengan strategi inovasi, tetapi perusahaan tetap dengan produk yang bersangkutan sepanjang siklus hidupnya.




  • Melayani kekompleksan, Pelayanan teknologi, strategi ini menawarkan pelayanan untuk system yang kompleks dan sering menurut pesanan yang dihasilkan dalam volume rendah atau per unit




  • Pembuatan berdasarkan pesanan untuk suatu harga, Strategi ini akan menyesuaikan tawaran mereka berdasarkan spesifikasi pelanggan.




  • Variasi modular dengan harga murah, Strategi ini menawarkan variasi yang terbatas dengan harga yang relatif rendah dengan merakit modul-modul standar yang berlainan yang diproduksi missal menjadi kombinasi yang ditetapkan oleh pelanggan.




  • Harga untuk keluaran matang, Merupakan strategi margin unit rendah, volume tinggi untuk produk pada tahap matang (tak berubah) dalam siklus hidup.




  • Perumusan Strategi :

    • Menentukan tugas utama

    • Menilai kemampuan inti

    • Menentukan order & kualifikasi order

    • Memposisikan perusahaan




  • Bersaing pada harga :

    • Menghapuskan semua barang sisa

    • Menanam modal dalam :

      • Memperbaharui fasilitas & peralatan

      • Merampingkan Operasi

      • Pelatihan & Pengembangan




  • Bersaing pada Mutu :

    • Memahami sikap pelanggan dan mutu yang diharapkan




  • Bersaing pada Fleksibilitas :

  • Hasilkan variasi produk yang luas

  • Memperkenalkan produk baru

  • Modifikasi produk dengan cepat

  • Tanggap terhadap kebutuhan pelanggan




  • Bersaing pada Kecepatan :

    • Bergerak secara cepat

    • Adaptasi secara cepat

    • Pertalian ketat




  • Peran Operasi dalam Strategi Perusahaan :

    • Sediakan dukungan untuk seluruh strategi perusahaan

    • Bertindak sesuai kemampuan perusahaan

    • Harus konsisten

    • Harus konsisten pada strategi secara keseluruhan




  • Strategi dan Internet :

    • Menciptakan suatu strategi bisnis yang berbeda

    • Memperkuat manfaat kompetisi yang ada

    • Mengintegrasikan aktivitas tradisional dan yang baru

    • Menyediakan suatu nilai yang unik kepada pelanggan




  • Produk & Jasa :

    • Make-to-order

      • dibuat sesuai spesifikasi setelah menerima pesanan pelanggan

    • Make-to-stock

      • dibuat untuk mengantisipasi permintaan

    • Assemble-to-order

  • menambah pilihan menurut spesifikasi pelanggan




  • Proses & Teknologi :

    • Proyek

  • Satu kali produksi untuk pesanan pelanggan

    • Batch Production

  • Memproses banyak pekerjaan pada waktu yang sama

    • Produksi massal

  • Menghasilkan volume produksi yang tinggi, produk standar untuk pasar umum

    • Produksi berlanjut

  • Menghasilkan kapasitas produksi yang sangat tinggi




  • Volume & Fasilitas :

  • Berapa banyak kapasitas yang dapat disediakan

  • Ukuran kapasitas yang dapat diubah

  • Penanganan kelebihan permintaan

  • Merekrut para pekerja

  • Kebutuhan akan fasilitas baru




  • Fasilitas :

  • Ukuran terbaik untuk fasilitas?

  • Fasilitas kecil atau besar

  • Fokus Fasilitas

  • Penempatan Fasilitas

  • Fasilitas global




  • Sumber Daya Manusia :

  • Meningkatan ketrampilan yang diperlukan

  • Derajat otonomi

  • Kebijakan

  • Pembagian keuntungan

  • Bekerja secara individu atau kelompok

  • Metoda pengawasan

  • Tingkatan manajemen

  • Pelatihan




    • Mutu :

  • Tingkatan Target

  • Pengukuran

  • Keterlibatan Karyawan

  • Pelatihan

  • Sistem yang diperlukan untuk memastikan mutu

  • Pemeliharaan kualitas kesadaran

  • Mengevaluasi kualitas usaha

  • Menentukan/mengarahkan persepsi pelanggan




  • Sourcing :

    • Derajat integrasi vertikal

    • Pemilihan Penyalur

    • Hubungan Penyalur

    • Mutu Penyalur

    • Kooperasi Penyalur




      • Sistem Operasi :

        • Melaksanakan strategi sehari-hari

        • Dukungan teknologi informasi

        • Perencanaan efektif & sistem kontrol

        • Mengatur tingkat persediaan, skeduling prioritas & sistem penghargaan




          • Penyebaran Kebijakan :

  • Memfokuskan karyawan pada tujuan umum & prioritas

  • Terjemahkan strategi ke dalam sasaran hasil yang terukur

  • Menyusun keputusan sehari-hari dengan perencanaan strategis




    • Isu dan Kecenderungan :

      • Pasar global, sourcing, operasi

      • Perusahaan sebetulnya

      • Pilihan yang lebih banyak

      • Penekanan pada jasa dan layanan

      • Kecepatan dan fleksibilitas

      • Rantai Persediaan

      • E-Commerce

      • Kemajuan teknologi

      • Pengetahuan

      • Lingkungan dan tanggung jawab social



Tabel 1

Pilihan Strategi dalam Manajemen Operasi




PENGAMBILAN KEPUTUSAN OPERASI DAN PRODUKSI


Di dalam pelaksanaan produksi, pada umumnya Manajer Operasi Produksi, Kepala Produksi, atau pimpinan perusahaan selalu dihadapkan kepada adanya beberapa permasalahan yang selalu muncul dalam perusahaan tersebut. Agar supaya keputusan terutama operasi di dalam perusahaan bermanfaat dengan baik, efisen dan efektif, maka perlu menggunakan pola pengambilan keputusan yang baik pula.Salaa satu macam Pola pengambilan keputusan sebagai berikut :


Identifikasi Masalah




Penemuan Model




Pengumpulan Data




Analisa Data




Rangking Alternatif




Keputusan



Bagan 6. Pola Pengambilan keputusan (Agus Ahyari,1986)


Tabel 1

Contoh keputusan dalam manajemen produksi

Design and Utilization Decision in Operations



Sumber : Schroeder : Operation Management.


TUGAS PEMBELAJARAN 2.


Pertanyaan :

  1. Jelaskan mengenai Model Strategi operasi.

  2. Jelaskan mengenai Pola Pengambilan Keputusan, sebutkan sumbernya.

RANCANGAN TUGAS

1.Metodologi dan acuan tugas:

  1. Bentuk kelompok kecil dengan anggota lima orang per kelompok.

  2. Baca modul, dan rujukan pustaka yang dianjurkan yaitu:

      • Agus Ahyari,1986. Manajemen Produksi.Perencanaan Sistem Produksi. Buku 1 dan 2.BPFE

Yogjakarta

      • Zulian Yamit,2003. Manajemen Produksi dan Operasi. Ekonisia. Fakultas Ekonomi UII.

Yogyakarta

      • Pangestu Subagyo,2000. Manajemen Operasi.BPFE. Yogyakarta

      • Supari Dh.2001.Manajemen Produksi dan Operasi Agribisnis Hortikultura. Seri Praktek

Ciputri Hijau. PT.Elex Media Komputindo. Jakarta

      • Sukanto Reksohadiprodjo.1985. Management Produksi. BPFE Yogjakarta

      • T.Hani Handoko.1984.Dasar-dasar Manajemen Produksi dan Operasi. BPFE. Yogjakarta

  1. Keluaran tugas:

    1. Seluruh dokumen keluaran proses pembelajaran diketik dan diprint pada kertas folio 70 mgr. Pengetikan menggunakan font Arial 11, spasi 1 dan margin kiri, kanan, atas dan bawah masing-masing 3, dan 2,5. Dokumen tidak dijilid, tetapi diperforasi dan dihimpun dalam ordner kelompok.

    2. Tugas paper dan tugas yang dipresentasikan dikumpulkan juga dalam softfile di akhir perkuliahan



Дадаць дакумент у свой блог ці на сайт

Падобныя:

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi iconA. Perkembangan Administrasi dan Manajemen sebagai Seni

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi iconPengertian dan ruang lingkup filsafat hukum tujuan Instruksional Umum

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi iconSenarai peserta bagi taklimat peraturan kewangan untuk peperiksaan perkhidmatan pentadbiran brunei (B. A. S) Dan pegawai-pegawai kerajaan dalam tanggagaji b3, B2 eb3 dan b2

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi iconAdalah sebuah company dan wadah kreativitas anak muda yang diekspresikan dalam bentuk karya tari yang enerjik, menarik dan dinamis

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi iconPengertian Ilmu Administrasi

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi iconKekuasaan, negara, dan pemerintahan

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi iconDan Elish & Robert Horn

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi iconDan Brown Fortăreaţa Digitală

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi iconJuli, Agustus, dan September 20 12

Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi iconAnatomia hiperpocăinţei (5) Cazul Paul Dan

Размесціце кнопку на сваім сайце:
be.convdocs.org


База данных защищена авторским правом ©be.convdocs.org 2012
звярнуцца да адміністрацыі
be.convdocs.org
Галоўная старонка